Showing posts with label Story of My Life. Show all posts
Showing posts with label Story of My Life. Show all posts

Saturday, July 11, 2015

Sesi Sibuk

Disadari atau tidak, orang yang paling sibuk banget selama puasa sampai lebaran berlangsung adalah Ibu. Saya tidak tahu, apakah ini berlaku untuk semua Ibu ataukah hanya Ibu saya saja. Bagaimana tidak sibuk, menjelang puasa-keluarga besar kami pasti berdatangan baik anak Ibu yang nomer dua atau mas saya yang nomer tiga (maklum setelah bekeluarga, tinggalnya pada jauh-jauh-yang paling deket anak Ibu yang nomer 1 dan saya anak terakhir yang masih single sampai sekarang *uhuk). Dalam satu keluarga sudah pasti ada Bapak, Ibu dan anak (kecuali anak Ibu yg nomer 3 belum punya anak). Jika 3 keluarga berkumpul di rumah Ibu, sudah dipastikan kami akan tidur uyel-uyelan, cucian 3 kali lebih banyak, masak juga lebih awal dari biasanya. Dan siapakah yang paling sibuk nantinya?! Saya akan jawab, Ibu!


Sesigap apapun saya dan mbak Dewi membantu Ibu, supaya nggak kecapean dan puasa Beliau tetap lancar-tetap saja Ibu super sibuk. Saya udah ngerjain ini dan itu (sesi kebersihan merangkap sesi serba bisa)-embak udah bantuin sana-sini (sesi ngemong anak-anak dan keponakan merangkap sesi serba bisa), Ibu ya sibuk. Ajaibnya, sebanyak apapun pekerjaan rumah yang dikerjakan oleh Ibu, Ibu itu tetap kuat-masih ngeladenin dengan tulus kalau cucunya lagi manja dan lain sebagainya. Maunya itu, kalau ada uang lebih-bayar jasa orang buat bantu-bantu di rumah biar Ibu nggak sibuk lagi. Semoga lebaran tahun depan terwujud. Kalau kamu gimana, siapa yang super sibuk bulan ini?


Ibu . . .
Kapan Ibu bisa santai tanpa pekerjaan rumah . . .
Padahal anak-anak Ibu sudah besar . . .
Percayakan pada kami Ibu . . .
Rasanya setiap tahun Ibu selalu sibuk.

Saturday, June 6, 2015

4 Tahun WB: Foto Selfie dengan Rangkaian Seikat Bunga

#WBSelfiePC #4TahunWB #WeLoveWB
Empat tahunmu, aku ikut merayakannya bersama dengan semua warga yang lain. Kami larut dalam kebahagiaan yang kamu bagikan. Untaian do’a-do’a untukmu adalah hadiah indah yang bisa ku berikan. Aku mencintaimu. Ini bukan sekedar ucapan. Dan aku mencintaimu, dengan rangkaian seikat bunga ini sebagai simbol harapan. 

Monday, June 1, 2015

I WILL HOLD A TOUR IN INDONESIAN SCHOOLS


Hello everyone, it's like a dream for me. Becoming an administrator of BEC! Don't you think so? Haha, it is okay to dream about this smile. And what will I do? Because I, myself want to be a civil servant as an English teacher-I want to hold a tour in Indonesian schools if I were an administrator of BEC. I want to introduce BEC to everyone in the schools. I will arrange some fun activities while having this tour. Such as hold a seminar, a debate competition, presenting a drama to get the students attention and another fun games too. 

Wednesday, May 27, 2015

Aspirasiku: Mempunyai Tempat Les Bahasa Inggris yang Terpercaya dan Dikenal


Irina Irianti, kelas 1 SD
Ikut les Calistung

Berawal dari sebuah niat ingin mendapatkan penghasilan tambahan, awal April 2014 yang lalu saya memberanikan diri membuka les Bahasa Inggris di rumah (saat itu saya masih tinggal di Banjarmasin). Karena rumah saya membuka usaha warung internet dan ponsel (punya kakak saya) saat itu, promosi pun saya awali dengan penempelan selembar iklan sederhana yang saya ketik dan print sendiri lalu saya tempel di dinding warnet kakak. Tidak hanya dari selembar iklan ini, ternyata kakak saya ikut mempromosikan jasa les Bahasa Inggris yang saya tawarkan lewat BBM. Mulanya sih beberapa Bapak atau Ibu yang kebetulan beli pulsa ada saja yang nanyain soal les ini. Dan setelah beberapa hari iklan dipajang dan serta disebar, alhamdulillah beberapa orang tua murid les mendaftarkan anaknya. Uniknya, mereka tidak meminta saya untuk ngelesi Bahasa Inggris anaknya-tetapi minta anaknya dilesin Calistung. Ada juga yang minta dilesin Matematika (untuk anak SD saya menyanggupi).


Setelah mendapat murid, peran saya sebagai guru les pun semakin diuji. Dari uji kesabaran sampai uji kreatifitas. Karena yang les Calistung adalah anak TK dan SD kelas 1 dengan kepribadian yang unik-saya dituntut untuk menjadi guru les yang kreatif. Berbagai usaha saya kerahkan, dari usaha untuk menggambar, nyari-nyari materi yang sesuai dan menarik supaya murid tidak bosan, ngasih reward, nyari buku pendamping bahkan pendekatan dengan Ibu si murid. Alhamdulillah meskipun sedikit, namun ada kemajuan. Mereka yang les Calistung maupun Matematika mulai bisa beradaptasi dan menunjukkan kemampuannya.

M. Rizky Maulana, TK A
Ikut les Calistung

Kira-kira bulan Agustus 2014 kegiatan les di Banjarmasin ini terpaksa harus saya sudahi karena saya pindah ke Tarjun. Di tempat tinggal saya yang baru ini (Tarjun, Kotabaru), awal Maret 2015 saya melanjutkan upaya saya untuk membuka les Bahasa Inggris. Karena saya tinggal sebagai pendatang baru, awalnya agak sulit saat promosi. Alhamdulillah setelah kenal dengan salah satu anak sini (sebaya dengan saya), saya mendapatkan tawaran darinya untuk ngelesin anak tetangganya. Saya sambutlah tawaran tadi. Saya kembali memulai kegiatan saya sebagai guru les. Oh iya, untuk foto-foto murid les saya yang sekarang-saya belum punya. Nggak pernah saya foto sih mereka (Ican, Tata, Novan dan Ega). Selanjutnya saya mulai mempromosikan diri dari mulut ke mulut. Saya sih ngedeketin Mama si anak (calon murid) lalu saya sampaikan kalau saya buka les Bahasa Inggris dan bersedia ngelesin anaknya dengan datang ke rumah yang bersangkutan. Ada yang langsung menyambut saya, ada juga yang masih pikir-pikir dan nanyain ke si anak dulu (mau apa ndak dilesin Bahasa Inggris).

Mengajar anak sekolah di sekolah merupakan salah satu cita-cita saya. Karena dari kecil saya ingin menjadi guru. Memang, dulu inginnya jadi guru PPKn. Tapi seiring dengan pertumbuhan dan berubahnya pola pikir, sekarang saya ingin menjadi guru Bahasa Inggris di sekolah. Cita-cita ini memang belum dibilang terwujud, namun sekarang saya memang benar-benar menjadi seorang guru meskipun bukan Pegawai Negeri Sipil. Yup, saya menjadi guru bagi murid-murid les saya. Gimana rasanya? Seneng. Bahkan senengnya nggak kalah dengan senengnya saya saat masih praktek mengajar (PPL I) dulu. Nggak bisa diungkapin gimana senengnya saya saat mengajar di kelas maupun di depan murid les.

Saat ini memang kegiatan lesnya berada di rumah si murid. Saya punya mimpi, saya anggap ini mimpi terbesar saya-yakni ingin membuka sebuah tempat les Bahasa Inggris dengan ruangan belajar yang memadai. Ada papan tulis besar, bangku dan kursi, buku pendamping bahkan karyawan yang bisa membantu saya membangun kursus ini. Saya ingin kursus Bahasa Inggris yang saya jalankan semakin dikenal dan dipercaya banyak orang. Saya ingin murid-murid yang les di tempat saya semangat belajarnya tidak kendur. Saya ingin menanamkan kejujuran pada mereka. Saya ingin menyampaikan ke semua anak-anak sekolah bahwa membaca itu penting, dan belajar juga demikian. Saya ingin menekankan pada mereka bahwa jerih payah yang mereka kerjakan sekarang adalah bekal untuk masa depannya-karena untuk menjadi anak yang berprestasi tidak ada yang instan, harus doa dan usaha. Saya ingin membangun tempat les Bahasa Inggris yang menyenangkan untuk mereka. Saya ingin menyemangati dan mengajari mereka yang malu saat membaca teks Bahasa Inggris agar lebih berani tanpa harus merasa takut salah. Saya ingin mimpi ini terwujud, oleh karena itu-yang saya lakukan saat ini adalah memberikan ilmu yang saya punya untuk mereka serta tetap mempromosikan diri saya sendiri sebagai guru les Bahasa Inggris dari mulut ke mulut (saya lebih suka pendekatan dengan Mama murid, bisa sekalian nanya-nanya seperti apa karakter si anak dan lain-lain). Dengan langkah-langkah tadi, saya berharap aspirasi terbesar saya akan segera terwujud. Awalnya memang ngelesin dari rumah ke rumah. Tapi ke depannya ingin membangun tempat les dan mengelolanya. Insya Allah bisa. Man Jadda Wajada Jeng !





Friday, May 22, 2015

Darah Haid dan Istihadhah


Bismillaahirrohmaanirrohiim

Sobat nguleg pernah nggak sih, khususnya para cewek nih-bertanya-tanya dalam hati “Bedanya darah haid dengan istihadhah apa yak?”. Pernah nggak? Dulu, sebelum tahu dan  belum yakin-saya selalu bertanya-tanya dalam hati apa bedanya. Udah nyari-nyari di internet bahkan nanya ke temen tapi belum juga yakin. Belum nemu jawabannya.

Nah pada suatu hari yang cerah, waktu saya leyeh-leyeh di rumah mas saya (kakak pertama) pas liatin lemari Beliau, mata saya tertarik akan sebuah buku yang berjudul Fiqih Lima Mazhab karya Muhammad Jawad Mughniyah. Buka daftar isinya, baca-baca akhirnya nemuin bab 7 dan 8 (halaman 34-38) yang ngebahas soal haid serta istihadhah. Alhamdulillah...akhirnya, kalau selama ini masih belum puas karena nanya ke teman pun masih nggak yakin-googling juga gitu-setelah baca-baca buku ini keyakinan saya naik menjadi 100%.

Sunday, May 17, 2015

Biawak Kelaparan


Di sekitar rumah saya, ada salah satu binatang yang sering membuat keributan. Yang ribut sih ayam-ayamnya Bapak saya. Tapi Ibu, saya atau Bapak juga ikut keributan gara-gara binatang ini mau memangsa si ayam tadi. Biawak! Pasti deh... kalau ayam-ayamnya mulai mencak-mencak ribut itu yang ada di benak kami. Ada biawak datang (kami lari sekencang yang kami bisa wuuuuuuuush  #lebay)

Friday, May 15, 2015

Cosplayer adalah Hobiku



Sobat nguleg, ada yang suka cosplay nggak? Penggemar cosplay? Atau jangan-jangan kamu cosplayer hehe Apa sih cosplay? Sedikit info cosplay dari wikipedia, barangkali ada yang belum tahu apa itu cosplay, saya jelasin ya-cosplay adalah istilah bahasa Jepang (wasei-eigo) yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain). Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. Pelaku cosplay disebut cosplayer.

Friday, March 13, 2015

Gadget Pendukung Ngeblog

Setelah tinggal bersama Ortu tidak ada lagi fasilitas internet gratis yang bisa saya manfaatkan untuk ngeblog (waktu di Banjarmasin, di rumah kakak kan pasang speedy jadi saya bisa online gratis). Di sini saya mengandalkan kuota internet dengan gadget pendukung, diantaranya:

Nokia C3-00
sumber
Saya lupa kapan tepatnya dibelikan handphone ini, yang jelas sudah saya miliki sejak tahun 2010. Kalau dulu-dulu saya masih suka memanfaatkan HP ini untuk twitteran, facebook sama chatting di yahoo (nelpon sama sms juga). Seiring pergantian tahun, maka berubahlah kegunaannya. Akhir-akhir ini selain untuk nelpon dan sms, lebih sering saya pakai untuk facebook, browshing dan juga ngeblog melalui Opera Mini. Jujur, ngeblog dari Opera Mini memakai HP ini lumayan ribet. Soalnya saya harus selalu log in dulu. Sesudah log in pun saya nggak bisa melihat tampilan dashbor blog saya. Yang ada malah layarnya cuma putih doang meskipun ada tulisan Blogger Dashbor. Saya mesti ngetik url blog saya di halaman baru, meluncur ke url tadi lalu selanjutnya baru bisa balas komentar yang masuk. Itu juga untung-untungan, kadang sudah ngetik tapi komentar nggak masuk. Aneh kan? 

Sunday, January 11, 2015

Hijrah Ke Desa

Pengennya tu tadi fotonya terupload. Jadi lebih enakan kalau ada foto-fotonya trus ngalir aja gitu pas cerita. Tapi gagal :( Nanti deh fotonya saya coba upload lagi lewat hp. Semoga saja mau :)

Sebenarnya udah cukup lama hijrah ke desa. Tepatnya di Desa Langadai Baru, Kabupaten Kotabaru. Maaf saya belum tau alamat lengkap rumah di sini. Insya Allah nanti nanya ke pak RT. Jadi, semenjak bulan September (kalau nggak salah) saya tinggal di desa Langadai Baru ikut sama Bapak dan Ibu saya. Niatnya sih pas awal-awal cuma sebentar di sininya. Nganterin berkas buat CPNS 2014. Nggak tahunya malah disuruh menetap sama ortu. Yo wis lah, dengan pertimbangan ini-itu saya nurut saja. 

Sunday, January 4, 2015

Suka Duka Ikut Seleksi CPNS 2014

**gambar ini mewakili semua uneg2 yang ingin saya sampaikan**
Perjuangan saya belajar sampai mumet kemarin-kemarin itu memang tidak sia-sia. Buktinya tes TWK, TIU dan TKP saya lulus passing grade. Ini ngomongin apaan sih Jeng? Jadi gini lho sobat nguleg, saya itu ikut seleksi tes CPNS 2014 yang dari bulan Mei sudah ditunggu-tunggu. Kebetulan saya mendaftar di Kotabaru. Kalian bisa cek nama saya di situs resminya BKD Kotabaru kalau penasaran nilai saya berapa. Persiapan saya cukup lama dari bulan 5 kemarin. Dan ternyata masih kurang. Terbukti masih banyak nilai2 yang lebih tinggi dari saya, khususnya pendaftar dari jurusan Bahasa Inggris. Nggak apa2, mungkin memang belum rezeqi saya. 

Seleksi CPNS tahun 2014 kemarin memang nggak ribet sih, soalnya apa2 online. Hanya saja ketika berkas harus diantar itulah yang bikin ribet apalagi kalau rumah kita jauuuuuuuuuh hehe setuju ;)

Kalau menurut saya prosesnya cukup lama dari kumpul berkas sampai hari tes dan pengumuman. Transparan??? Emmmm, ada yang bilang iya ada yang tidak. Tapi saya seneng sih, nggak penasaran lagi kayak apa soal2 CPNS itu. Udah ah, segini aja yaaaa, ngantuuuuuuk . . .

Sunday, July 6, 2014

Dua Murid Lesku Belajar Matematika

Ini adalah lanjutan dua postingan saya sebelumnya ( Guru Les dan Murid Lesku ). Nah, dalam postingan saya kali ini, tidak saya sertakan foto dua murid les saya yang belajar matematika karena saya tidak pernah memfoto mereka hehe

Awalnya saya sih ragu-ragu. Apa iya saya sanggup ngelesin anak SD yang mau belajar matematika. Kan di bangku kuliah dulu kebanyakan saya belajar tentang bahasa Inggris. Saya juga udah lupa, SD kelas dua dan kelas lima belajar apa aja ya matematikanya? Akhirnya saya tetap ngelesin mereka (sebelum ngelesin belajar dulu dan nyiapin materinya untuk yang kelas 2).

Friday, July 4, 2014

Murid Lesku

Namanya Irina Irianti. Sekarang masih kelas 1 SD. Ketika neneknya mendaftarkan Irin untuk ikut les di rumah saya, Beliau bilang kalau Irin belum bisa membaca, menulis dan berhitung. Seperti biasa hari pertama masuk les muridku ini juga masih malu-malu. Banyak diemnya. Namun, setelah beberapa kali pertemuan dia sudah mulai berani menyatakan pendapatnya. Di beberapa kesempatan dia pernah bercerita tentang berbagai hal. Irin anaknya suka menggambar dan mewarnai. Dia kurang percaya diri saat les dengan saya. Apakah di sekolah juga demikian? Mungkin. Sebenarnya ada kasus yang rumit tentang dia. Tapi saya ragu-ragu, haruskah saya ceritakan di sini? T___T #lupakan

Oh iya, karena Irin belum bisa baca, tulis dan hitung sama sekali-saya mencoba mengajarinya dengan berbagai macam cara. Saya pernah mengajarinya mengenalkan huruf alfabet dengan poster, menulis abjad dengan diiringi sebuah lagu-namun ini tidak berhasil karena si anak cenderung menulis dengan teknik cepat seperti robot. Ketika cara lain saya pakai, seperti memakai gambar dan mengingat-hal ini pun kurang efektif. Dia bisa dan tahu pelajaran hari ini yang saya berikan, tapi keesokan harinya dia lupa. Akhirnya saya mengulang dari awal. Ini berlanjut sampai berhari-hari. Sampai saya itu curhat ke mbak saya karena saking bingungnya harus ngajarin dia dengan cara yang seperti apa supaya dia lebih semangat belajar. Saran dari Beliau pasti ada, tapi tetep nggak bisa.

Monday, June 23, 2014

Guru Les

Hari ini saya sempatkan untuk bercerita ke sobat nguleg gimana seru dan susah-sedihnya jadi guru les. Yup, dari awal bulan April 2014 kemarin saya mempunyai empat orang murid. Seorang murid laki-laki duduk di bangku Taman Kanak-kanak, seorang murid perempuan kelas 1 SD, seorang murid laki-laki kelas 2 SD dan seorang murid laki-laki lagi kelas 5 SD. Daaaan tahukah kalian?! Mereka semua nggak ada yang les untuk belajar Bahasa Inggris. Murid saya yang TK belajar membaca, menulis dan berhitung sama dengan murid kelas 1 SD. Sedangkan kakaknya yang keals 2 dan 5 SD belajar matematika. Oke, saya belajar lagi-rajin membaca dan buka buku lagi agar lebih terorganisir; karena pelajaran matematika SD saya lupa -____-"

TK A (M. Rizky Maulana)
Foto di samping adalah murid les saya yang dipanggil Rizky. Pertama kali les dia masih malu-malu. Saya juga rada kaku. Rizky les setiap hari Senin, Sealsa dan Rabu selama satu setengah jam. Selama les, saya tidak mengajarinya belajar sampai waktu lesnya berakhir-tetapi saya selingin dengan mengajaknya bermain di dalam rumah saya. Kadang juga diselingin dengan kegiatan menggambar dan mewarnai. Selain itu kami juga pernah membuat pesawat dari kertas. Karena pesawat itu saya bela-belain beli kertas lipat yang warna-warni itu dan pengen belajar buat katak, burung dan lainnya. Tapi apa daya saya nggak sempet. Saya bisanya cuma buat kinang ama pesawat yang biasa aja. Itupun dia seneng, kalau sudah bosen sih pernah dirobek sama Rizkynya :D

Rizky itu anaknya pembosan (kata mamanya), sangat aktif, suka berteman, main kelayangan (lagi musim di sini), masih ngedot kalau minum susu (ini saya baru tahu pas dia nyelethuk mau dodot-kata mamanya sih itu tandanya dia ngantuk). Awal pertemuan sih masih saya amati bagaimana perkembangan belajar si anak. Nah, setelah beberapa kali les sama saya-tahulah saya gimana Rizky ketika les. Dia suka sih kalau belajar abjad pakai gambar-cuman itu bertahan sekitar 10 menitan aja. Pakai lagu juga suka dan bisa mengikuti instruksi saya-namun metode ini tidak berjalan lama karena lagi-lagi dia bosan.