Showing posts with label GA. Show all posts
Showing posts with label GA. Show all posts

Thursday, June 25, 2015

Ubii dan Hello Kitty

Gambar Hello Kitty buat Ubii :)

Halo Ubii, salam kenal dari Tante Ajeng yaa.. Ubii tahu kan gambar yang ada warna kuningnya di atas gambar apa? Hello Kitty ! Iya sayang, Tante sengaja gambarin Ubii Hello Kitty karena beberapa kali Mami Ubii ngasih Ubii hadiah yang ada unsur Hello Kittynya. Masih ingat nggak? Mami Ubii pernah beliin Ubii arloji pertama Hello Kitty? Ada lagi sayang, sofa kuda bentuk Hello Kitty yang unyu ituuu. Ingat kan sayang...

Sebenarnya Tante Ajeng nggak tahu pasti nih Ubii beneran suka sama Hello Kitty apa nggak. Kalau Maminya Ubii sih udah pasti suka, hehe. Meskipun Tante nggak tahu, ya semoga suatu saat nanti tante Ajeng jadi lebih tahu tentang kesukaan Ubii apa. Biasanya kan anak-anak suka mainan boneka, nah apa Ubii juga suka mainin boneka Hello Kitty? Mungkin, sakitnya Ubii yang buat Ubii terkendala kalau mau main-main/berimajinasi dengan boneka kesayangan Ubii. Yang buat Ubii kurang leluasa juga. 

Meskipun begitu, Tante senang sekali membaca cerita Mami Ubii yang bilang kalau operasi implan koklea Ubii berjalan lancar-bahkan Ubii dibolehin pulang sehari setelahnya. Oh iya sayang, cerita Mami Ubii masih ngambang sih. Nggak apa-apa, harapan Tante Ajeng semoga di umur Ubii yang ke 3 tahun ini kesehatan Ubii terus membaik. Ubii semangat ya sayang . . .( 200 kata )



Saturday, June 6, 2015

4 Tahun WB: Foto Selfie dengan Rangkaian Seikat Bunga

#WBSelfiePC #4TahunWB #WeLoveWB
Empat tahunmu, aku ikut merayakannya bersama dengan semua warga yang lain. Kami larut dalam kebahagiaan yang kamu bagikan. Untaian do’a-do’a untukmu adalah hadiah indah yang bisa ku berikan. Aku mencintaimu. Ini bukan sekedar ucapan. Dan aku mencintaimu, dengan rangkaian seikat bunga ini sebagai simbol harapan. 

Monday, June 1, 2015

I WILL HOLD A TOUR IN INDONESIAN SCHOOLS


Hello everyone, it's like a dream for me. Becoming an administrator of BEC! Don't you think so? Haha, it is okay to dream about this smile. And what will I do? Because I, myself want to be a civil servant as an English teacher-I want to hold a tour in Indonesian schools if I were an administrator of BEC. I want to introduce BEC to everyone in the schools. I will arrange some fun activities while having this tour. Such as hold a seminar, a debate competition, presenting a drama to get the students attention and another fun games too. 

Wednesday, May 27, 2015

Aspirasiku: Mempunyai Tempat Les Bahasa Inggris yang Terpercaya dan Dikenal


Irina Irianti, kelas 1 SD
Ikut les Calistung

Berawal dari sebuah niat ingin mendapatkan penghasilan tambahan, awal April 2014 yang lalu saya memberanikan diri membuka les Bahasa Inggris di rumah (saat itu saya masih tinggal di Banjarmasin). Karena rumah saya membuka usaha warung internet dan ponsel (punya kakak saya) saat itu, promosi pun saya awali dengan penempelan selembar iklan sederhana yang saya ketik dan print sendiri lalu saya tempel di dinding warnet kakak. Tidak hanya dari selembar iklan ini, ternyata kakak saya ikut mempromosikan jasa les Bahasa Inggris yang saya tawarkan lewat BBM. Mulanya sih beberapa Bapak atau Ibu yang kebetulan beli pulsa ada saja yang nanyain soal les ini. Dan setelah beberapa hari iklan dipajang dan serta disebar, alhamdulillah beberapa orang tua murid les mendaftarkan anaknya. Uniknya, mereka tidak meminta saya untuk ngelesi Bahasa Inggris anaknya-tetapi minta anaknya dilesin Calistung. Ada juga yang minta dilesin Matematika (untuk anak SD saya menyanggupi).


Setelah mendapat murid, peran saya sebagai guru les pun semakin diuji. Dari uji kesabaran sampai uji kreatifitas. Karena yang les Calistung adalah anak TK dan SD kelas 1 dengan kepribadian yang unik-saya dituntut untuk menjadi guru les yang kreatif. Berbagai usaha saya kerahkan, dari usaha untuk menggambar, nyari-nyari materi yang sesuai dan menarik supaya murid tidak bosan, ngasih reward, nyari buku pendamping bahkan pendekatan dengan Ibu si murid. Alhamdulillah meskipun sedikit, namun ada kemajuan. Mereka yang les Calistung maupun Matematika mulai bisa beradaptasi dan menunjukkan kemampuannya.

M. Rizky Maulana, TK A
Ikut les Calistung

Kira-kira bulan Agustus 2014 kegiatan les di Banjarmasin ini terpaksa harus saya sudahi karena saya pindah ke Tarjun. Di tempat tinggal saya yang baru ini (Tarjun, Kotabaru), awal Maret 2015 saya melanjutkan upaya saya untuk membuka les Bahasa Inggris. Karena saya tinggal sebagai pendatang baru, awalnya agak sulit saat promosi. Alhamdulillah setelah kenal dengan salah satu anak sini (sebaya dengan saya), saya mendapatkan tawaran darinya untuk ngelesin anak tetangganya. Saya sambutlah tawaran tadi. Saya kembali memulai kegiatan saya sebagai guru les. Oh iya, untuk foto-foto murid les saya yang sekarang-saya belum punya. Nggak pernah saya foto sih mereka (Ican, Tata, Novan dan Ega). Selanjutnya saya mulai mempromosikan diri dari mulut ke mulut. Saya sih ngedeketin Mama si anak (calon murid) lalu saya sampaikan kalau saya buka les Bahasa Inggris dan bersedia ngelesin anaknya dengan datang ke rumah yang bersangkutan. Ada yang langsung menyambut saya, ada juga yang masih pikir-pikir dan nanyain ke si anak dulu (mau apa ndak dilesin Bahasa Inggris).

Mengajar anak sekolah di sekolah merupakan salah satu cita-cita saya. Karena dari kecil saya ingin menjadi guru. Memang, dulu inginnya jadi guru PPKn. Tapi seiring dengan pertumbuhan dan berubahnya pola pikir, sekarang saya ingin menjadi guru Bahasa Inggris di sekolah. Cita-cita ini memang belum dibilang terwujud, namun sekarang saya memang benar-benar menjadi seorang guru meskipun bukan Pegawai Negeri Sipil. Yup, saya menjadi guru bagi murid-murid les saya. Gimana rasanya? Seneng. Bahkan senengnya nggak kalah dengan senengnya saya saat masih praktek mengajar (PPL I) dulu. Nggak bisa diungkapin gimana senengnya saya saat mengajar di kelas maupun di depan murid les.

Saat ini memang kegiatan lesnya berada di rumah si murid. Saya punya mimpi, saya anggap ini mimpi terbesar saya-yakni ingin membuka sebuah tempat les Bahasa Inggris dengan ruangan belajar yang memadai. Ada papan tulis besar, bangku dan kursi, buku pendamping bahkan karyawan yang bisa membantu saya membangun kursus ini. Saya ingin kursus Bahasa Inggris yang saya jalankan semakin dikenal dan dipercaya banyak orang. Saya ingin murid-murid yang les di tempat saya semangat belajarnya tidak kendur. Saya ingin menanamkan kejujuran pada mereka. Saya ingin menyampaikan ke semua anak-anak sekolah bahwa membaca itu penting, dan belajar juga demikian. Saya ingin menekankan pada mereka bahwa jerih payah yang mereka kerjakan sekarang adalah bekal untuk masa depannya-karena untuk menjadi anak yang berprestasi tidak ada yang instan, harus doa dan usaha. Saya ingin membangun tempat les Bahasa Inggris yang menyenangkan untuk mereka. Saya ingin menyemangati dan mengajari mereka yang malu saat membaca teks Bahasa Inggris agar lebih berani tanpa harus merasa takut salah. Saya ingin mimpi ini terwujud, oleh karena itu-yang saya lakukan saat ini adalah memberikan ilmu yang saya punya untuk mereka serta tetap mempromosikan diri saya sendiri sebagai guru les Bahasa Inggris dari mulut ke mulut (saya lebih suka pendekatan dengan Mama murid, bisa sekalian nanya-nanya seperti apa karakter si anak dan lain-lain). Dengan langkah-langkah tadi, saya berharap aspirasi terbesar saya akan segera terwujud. Awalnya memang ngelesin dari rumah ke rumah. Tapi ke depannya ingin membangun tempat les dan mengelolanya. Insya Allah bisa. Man Jadda Wajada Jeng !





Sunday, May 3, 2015

Hal Menarik dari Blog Mom of Trio's World tentang Parenting


Saya yakin, menjadi seorang Ibu merupakan hal terindah yang dirasakan oleh setiap wanita. Meskipun saat ini saya belum menikah dan tentu saja belum menjadi seorang Ibu, saya menyukai bacaan yang berhubungan dengan Parenting atau pola asuh anak. Kenapa? Selain untuk bekal saya nantinya, tentu saja menggali informasi tentang hal ini akan sangat membantu dalam mendidik seorang anak disamping berpegang teguh dengan agama. Memang, di rumah saya sendiri-saya bisa melihat bagaimana cara kedua orang tua saya mendidik saya dan kakak-kakak saya. Rasanya tidak cukup. Tetap saja saya ingin menggali dan terus mencari tahu sebanyak mungkin hal-hal yang berkaitan dengan Parenting.

Thursday, April 2, 2015

Sekilas: Salah Satu Pengusaha Favorit Saya

Chairil Tanjung, lahir di Jakarta 16 Juni 1962-adalah salah satu nama pengusaha favorit saya. Beliau dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO dari CT Corp. yang sebelumnya bernama Para Grup. Awal mula kenapa beliau terpilih sebagai salah satu pengusaha favorit saya adalah semenjak saya menyaksikan salah satu program di stasiun televisi (Trans7) beliau yang pada saat itu mengundang putri beliau, Putri Indah Sari. Waktu itu putri beliau menuturkan bagaimana sosok seorang Chairil Tanjung di rumah dalam mendidik anak-anaknya dan peran beliau sebagai seorang bapak tentunya. Dari penuturan putri beliau inilah saya menjadi tahu bahwa pengusaha sesukses beliau pun tetap tampil sederhana di rumah (wah, saya semakin kagum).

Wednesday, March 18, 2015

Dahsyatnya Ibadah Haji: Rasa Penasaran yang Terobati

sumber gambar

Judul Buku : Dahsyatnya Ibadah Haji
 ( Catatan Perjalanan Ibadah di Makkah dan Madinah )
Penulis : Abdul Cholik
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Cetakan Pertama : 2014
Tebal : 233 halaman
ISBN : 978 602 02 4810 3

Saat mendengar atau mengetahui seseorang akan berangkat ke tanah suci untuk beribadah haji saya selalu antusias ingin menanyakan ini-itu. Seperti apa kondisi di sana, bahkan syaf saat jemaah sholat pun ingin saya tanyakan hehe. 

Beruntung sekali ada buku Dahsyatnya Ibadah Haji yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi disertai dengan foto-foto saat berada di sana (sehingga menambah pemahaman untuk saya khususnya hehe) oleh salah satu blogger dari Surabaya, namanya Abdul Cholik (kerap disapa Pakdhe). Dari buku inilah rasa penasaran saya terobati. Secara garis besar buku Dahsyatnya Ibadah Haji bercerita tentang perjalanan ibadah haji yang penulis sendiri alami bersama dengan sang istri. Semua pengalaman baik sebelum berangkat haji (dari kelengkapan barang bawaan, handphone, kamera, paspor, uang dan lainnya lengkap dibahas), beribadah di Makkah dan Madinah (kondisi di maktab, Masjidil Haram dan lainnya) sampai pulang kembali ke tanah air. Banyak pertanyaan terselip di benak saya yang belum pernah terucap pun terjawab dengan membaca buku ini. Mungkin kalau tidak membaca buku ini, atau tidak ada orang yang ngasih tahu langsung-saya tidak akan pernah tahu (barangkali) kalau toilet di sana (Makkah atau tempat lain) juga ngantri karena jumlahnya terbatas tidak sesuai dengan banyaknya jemaah yang ada saat itu. Seperti beberapa penggalan kalimat yang sudah dituturkan oleh penulis pada judul "Menyiasati hajat Penting" berikut,
Di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Arafah, atau di Mina memang tersedia toilet untuk melampiaskan hajat yang bisa ditunda ini. Namun, harap diketahui jumlah toilet tentu tak sebanding dengan jumlah jemaah yang memerlukannya. Oleh karena itu, hajat ini harus benar-benar terkelola dengan baik.
Selain itu, saya juga semakin paham kalau saat haji pun beberapa aktivitas di rumah juga kita kerjakan seperti saat menyetrika baju, mencuci baju lalu menjemurnya (meskipun ada laundry kita bisa melakukannya sendiri), dan memasak mie, air atau nasi. Penulis juga menyampaikan beberapa tip diantaranya tip tentang pengamanan koper dan tas-tas yang kita bawa selama ibadah haji, tip sebelum dan selama berada dalam pesawat terbang serta saat keluarnya, tip untuk mencegah kelupaan saat manasik haji, tip untuk menjaga dan memelihara kesehatan selama berada di tanah suci, tip menyiasati hajat penting utamanya di tempat-tempat yang jumlah toiletnya terbatas, tip agar tidak tersesat di jalan, dan tip berburu oleh-oleh. Lengkap deh.

Sunday, March 8, 2015

Princess Dija: 5 Hal Yang Membuatmu Senang Berkunjung ke Blognya

Kalau mampir ke blognya Dija, pasti ingat foto saya yang satu ini :) 
Nggak kerasa udah 5 tahun umur Dija dan blognya. Keren ya? Semua momen dari Dija masih bayi sampai sekarang, diceritakan di blognya Dija oleh tantenya (tante Elsa). Baik masa pertumbuhannya, perubahan-perubahan yang ada dari bulan ke tahun, bagaimana Dija belajar, di sekolah, berlibur bersama keluarga, di rumah atau sekedar berfoto dengan gayanya yang tersipu malu. Saya yakin, suatu saat ketika Dija sudah mengerti dan membaca isi di blognya sendiri-Dija pasti kagum :)